Tips Makanan Lebaran Untuk Penderita Penyakit Jantung Koroner

Lebaran sebentar lagi. Lebaran identik dengan makanan berlemak dan bersantan. Lalu bagaimana menyikapinya?Apakah pasien dengan penyakit jantung koroner hanya boleh makan rebus-rebusan saja?Mari simak tips berikut ini:

  • Kurangi santan/ ganti santan

Santan mengandung lemak jenuh, sehingga total konsumsinya tidak boleh melebihi 10% dari total kebutuhan lemak. Pengganti santan yang dapat digunakan antara lain krim rendah lemak.

  • Makan dengan porsi kecil

Makan dengan porsi kecil membuat kita mengetahui kapan sinyal rasa kenyang datang. Selain itu, porsi kecil yang dimaksud dimaksudkan untuk rendang daging, sate, dan opor ayam. Penderita penyakit jantung koroner bukan berarti dilarang untuk memakan semua yang disajikan saat lebaran, tetapi hanya boleh mengambilnya dalam porsi kecil saja.

  • Makan buah dan sayur tinggi serat

Buah dan sayur yang tinggi serat dan vitamin baik bagi kesehatan jantung. Buah bisa dimakan langsung atau dijadikan jus namun sebaiknya tidak dimakan dalam bentuk puding atau makanan penutup lainnya karena kadar vitaminnya akan berbeda.

  • Hidangkan sajian daging dengan lemak rendah

Sajian daging dengan lemak rendah disini yang dimaksudkan yakni bagian daging khas dalam.

  • Hindari kue-kue kering tinggi gula dan kalori

Kue kering sajian lebaran memang sangat nikmat tapi hati-hati ya karena sangat tinggi gula dan kalori. Satu buah kue nastar memiliki kalori sekitar 75kkal, putri salju 60 kkal, dan kastangel 21 kkal.

Sekali lagi, sebagai penderita penyakit jantung koroner anda tetap harus menjaga gizi pada makanan anda dengan diet seimbang, selain itu olahraga teratur dan minum obat-obatan sesuai jadwal agar anda terhindar dari serangan jantung mendadak.

Selamat Idul Fitri 1442 H, Mohon maaf lahir dan batin

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.