PERAN DEXAMETASON PADA PASIEN COVID19

Infeksi virus SARS COV-2, penyebab penyakit COVID19, muncul di China pada akhir tahun 2019. Penyakit COVID19 dikaitkan dengan kerusakan paru yang luas. Glukokortikoid diketahui dapat memodulasi kerusakan paru yang dimediasi oleh adanya inflamasi dan dengan demikian mengurangi terjadinya gagal nafas dan kematian. Saat ini, pasien positif virus corona di Indonesia sudah mencapai 106.336 jiwa, dengan 5058 pasien meninggal. Oleh sebab itu, kita sebagai tenaga kesehatan terus mencari pengobatan terbaik untuk para pasien ini.

Kortikosteroid merupakan anti-inflamasi yang bekerja dengan mekanisme menghambat enzim fosfolipase A2 sehingga akan mencegah pelepasan asam arakidonat yang memproduksi enzim cyclooxygenase (COX). Enzim COX inilah yang bertanggung jawab atas pembentukan prostaglandin yang merupakan mediator inflamasi dan nyeri. Deksametason adalah obat golongan kortikosteroid yang mempunyai indikasi supresi inflamasi dan gangguan alergi; Cushing’s disease, hiperplasia adrenal kongenital; edema serebral yang berhubungan dengan kehamilan; dan batuk yang disertai sesak napas.

Dilakukan penelitian di United Kingdom mengenai peran dexametason pada pasien yang dirawat di rumah sakit dengan COVID19. Penelitian ini diikuti oleh 11.303 pasien yang dilakukan randomisasi, dengan 9355 pasien yang dapat menerima pengobatan deksametason. Hasil penelitian ini yaitu pada pasien yang dirawat di rumah sakit dengan COVID19, penggunaan deksametason injeksi menurunkan tingkat mortalitas pada pasien yang menggunakan oksigen dan ventilasi mekanik invasif namun tidak berpengaruh pada pasien yang tidak menerima alat bantuan pernafasan.

Referensi

  1. Lim et al. Dexamethasone in Hospitalized Patients with Covid-19 — Preliminary Report. 2020. The New England Journal of Medicine; p: 1-11.
  2. Erlangga et al. Perbandingan Pemberian Deksametason 10 mg dengan 15 mg Intravena sebagai Adjuvan Analgetik terhadap Skala Nyeri Pascabedah pada Pasien yang Dilakukan Radikal Mastektomi Termodifikasi. JAP. 2015;3(3):146-154.
  3. http://pionas.pom.go.id/monografi/deksametason
  4. https://kawalcovid19.id/

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.