Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Jantung

  • Umur masih muda sehingga tidak mungkin terkena penyakit jantung

Di Amerika Serikat penyakit jantung banyak terjadi setelah umur 60 tahun dan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan akan terjadinya penyakit jantung pada usia muda. Bahkan terdapat beberapa kejadian serangan jantung mendadak pada usia muda.

  • Penyakit jantung hanya terjadi pada orang dengan nyeri dada kiri.

Nyeri dada adalah presentasi yang paling umum dari penyakit jantung infark miokard akut. Manifestasi klinis iskemia biasanya digambarkan sebagai tekanan dada yang berat atau meremas, perasaan terbakar , atau kesulitan bernafas. Ketidaknyamanan atau nyeri sering menjalar ke bahu, leher, atau lengan kiri. Nyeri dada mungkin atipikal dalam beberapa kasus dan tidak selalu tepat di dada kiri. Bahkan bisa saja lokasi nyeri seperti sakit maag yaitu di bagian ulu hati. Hal itu terjadi dalam intensitas selama beberapa menit.

  • Hipertensi hanya pada orang dengan sakit kepala

Hipertensi dan sakit kepala memang berhubungan. Hipertensi membuat sakit kepala karena tekanan darah yang tinggi mempengaruhi sawar darah otak. Namun, tidak semua hipertensi yang menyebabkan orang sakit kepala. Untuk hipertensi ringan dan sedang biasanya tidak menyebabkan sakit kepala. Jadi sebaiknya tetap mengkonsultasikan dan memeriksa tekanan darah anda secara rutin.

  • Kaki baal dan nyeri saat berjalan pada orang lanjut usia adalah hal yang wajar.

Kaki baal dan nyeri saat berjalan bukanlah suatu hal yang wajar namun merupakan gejala dari penyakit tertentu. Bisa jadi hal ini merupakan gejala dari penyakit arteri perifer (PAP). Penyakit arteri perifer adalah sebuah penyakit silent killer. Penyakit ini merupakan penyakit obstruksi pada arteri yang mengakibatkan menurunnya aliran darah arteri yang pada awalnya hanya selama berolahraga dan lama-lama akan dirasakan saat beristirahat Tanda dan gejala khas dari penyakit ini adalah kelelahan pada otot, kram otot, atau nyeri saat berjalan yang akan berkurang dengan beristirahat. Untuk mengetahuinya anda dapat berkonsultasi kepada dokter anda untuk dilakukan pemeriksaan ankle brachial index (ABI). Interpretasi pengukuran ABI yaitu apabila < 0,50 termasuk penyakit arterial yang berat, 0,50-0,79 termasuk penyakit arterial sedang, 0,80-0,89 termasuk penyakit arterial yang ringan, dan pasien dikatakan normal apabila hasil pengukuran ABI 1,0-1,2. 

  • Minum kopi dapat menyebabkan penyakit jantung

Di dalam kopi terdapat kandungan kafein. Kafein mempunyai banyak efek metabolik seperti merangsang sistem saraf pusat, membebaskan asam lemak bebas dari jaringan adipose/ jaringan lemak,dan mempengaruhi ginjal yang dapat membuat seseorang buang air kecil lebih sering. Banyak penelitian telah dilakukan untuk melihat apakah ada hubungan langsung antara kafein, minum kopi dan penyakit jantung koroner. Hasilnya masih diperdebatkan. Namun, bila meminum kopi 1-2 per hari masih dapat ditoleransi oleh tubuh. Individu yang terbiasa dengan kafein dapat mengalami “caffeine withdrawal” 12-24 jam setelah dosis terakhir kafein. Itu dapat ditoleransi dalam 24-48 jam. Gejala yang paling menonjol adalah sakit kepala. Mereka juga bisa merasakan kecemasan, kelelahan, kantuk, dan depresi.

  • VAP/Rokok elektrik aman dan tidak menyebabkan penyakit jantung.

Rokok elektrik atau yang biasa disebut dengan VAP merupakan alat elektronik dengan menggunakan cairan yang biasa disebut dengan e-juice, atau vap-juice. Dalam studi baru, para peneliti menemukan bahwa orang yang menggunakan rokok normal dan e-rokok memiliki beberapa risiko komplikasi jantung:

59% peningkatan risiko nyeri dada atau serangan jantung

40% peningkatan risiko penyakit jantung

71% peningkatan risiko stroke

  • Pasien dengan Diabetes Mellitus bila sudah minum obat teratur tidak akan terkena penyakit jantung.

Hal ini tidak benar. Walaupun sudah meminum obat secara teratur, penderita diabetes mellitus tetap dapat terkena penyakit jantung. Apalagi bagi para penderita diabetes mellitus yang menggunakan obat-obatan seperti rosiglitazone dan pioglitazone. Obat-obatan tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Referensi

  1. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322451.php
  2. Malik et all. Chest Pain as a presenting complaint in patients with acute myocardial infarction (AMI). Pak J Med Sci, 2013,  vol 29, p: 565-568.
  3. European Society of Cardiology. ESC Guidelines on the diagnosis and treatment of peripheral artery diseases. European Heart Journal (2011) 32, p: 2851–2906.
  4. https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/eat-smart/nutrition-basics/caffeine-and-heart-disease
  5. https://www.conehealth.com/services/heart-vascular-care/is-vaping-safe-it-can-cause-higher-risk-of-heart-attack-accordin/

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.