Emboli Pulmo dan COVID-19

Pandemi COVID-19 disebabkan oleh virus SARS CoV-2 masih ada di Indonesia. Saat ini jumlah pasien terkonfirmasi sebanyak 1.662.868 orang, dan yang meninggal sebanyak 45.334 orang. Komplikasi trombotik pada pasien yang didiagnosis dengan penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) muncul sebagai gejala sisa penting yang berkontribusi pada morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Salah satu komplikasi tersebut adalah emboli pulmo. Emboli pulmo adalah penyumbatan di salah satu arteri pulmonalis di paru-paru Anda.pada bulan maei 2020, menurut studi di Jerman, terdapat pasien COVID-19 yang mengalami emboli pulmo yang terdiagnosis emboli pulmo setelah 11 hari perawatan. Faktor risiko emboli pulmo pada pasien COVID-19 adalah obesitas, peningkatan d-dimer, dan peningkatan level protein-c reaktif. Faktor lainnya seperti jenis kelamin laki-laki, riwayat stroke, riwayat fibrilasi atrium,dan adanya nyeri dada dan sesak nafas juga memperbesar risiko mengalami emboli pulmo. Faktor protektif emboli pulmo adalah terapi antikoagulan sebelum masuk ruang perawatan/ sesaat setelah masuk ruang perawatan.

Bagaimana mekanisme emboli pulmo pada pasien COVID-19 ?

  1. Status hiperkoagulasi pada COVID-19

Status hiperkoagulasi pada COVID-19 termausk pengingkatan level d-dimer, fubriniogen, produk degradasi fibrinogen,pt, inr, tt terdapat pada pasien COVID-19. Abnormalitas ini berhubungan dengan buruknya prognosis pada pasien COVID-19. Tingkat d-dimer yang tinggi pada pasien COVID-19 tidak hanya membuat inflamasi sistemik sekunder tetapi

juga mencerminkan penyakit trombotik yang sebenarnya, mungkin diinduksi oleh aktivasi seluler yang dipicu oleh virus.

  • Fenotipe dan kemungkinan mekanisme patofisiologis

Setidaknya dua fenotipe utama pasien COVID-19 dengan cedera paru trombotik dapat diidentifikasi: pasien dipengaruhi oleh VTE “biasa” dan pasien yang menunjukkan mikrotrombosis paru (PMT). Pembentukan trombus di mikrovaskulatur dapat menjadi bagian dari upaya fisiologis untuk membatasi viral load. Memang, invasi virus menyebabkan

radang paru-paru yang intens yang pada gilirannya memicu aktivasi lokal hemostasis didorong oleh interaksi antara trombosit dan endotel. kemungkinan landasan pembentukan mikrotrombi selama COVID-19 terkait dengan disfungsi sel endotel.

  • Peran endhotelial injury

Sel endotel mewakili hampir sepertiga dari sel di unit broncho-alveolar. Disfungsi endotel mengacu pada kondisi sistemik di mana endotel kehilangan beberapa sifat fisiologisnya seperti meningkatkan vasodilatasi, fibrinolisis, dan anti-agregasi. Kondisi ini dapat dipicu pada pasien COVID-19 melalui faktor umum dan faktor yang terkait virus. Faktor terkait virus juga dapat menyebabkan kerusakan endotel melalui penetrasi virus langsung dalam sel endotel, efek sitokin pada endotel, dan pelepasan faktor von Willebrand oleh sel endotel. Kerusakan endotel dan PMT dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan antara ADAMTS-13 yang tidak mencukupi (disintegrin dan metaloproteinase dengan motif trombospondin tipe 1, anggota 13) dan eksositosis berlebihan dari multimer faktor von Willebrand ultra besar (ULVWF ) dari badan Weibel-Palade muncul di sel endotel. ULVWF berlabuh ke permukaan endotel dan dapat merekrut trombosit yang menginduksi mikrotrombogenesis.

Referensi

  1. https://kawalcovid19.id/
  2. Poyiadji N, Cormier P, Patel PY, Hadied MO, Bhargava P, Khanna K, Nadig J, Keimig T, Spizarny D, Reeser N, Klochko C, Peterson EL, Song T. Acute Pulmonary Embolism and COVID-19. Radiology. 2020 Dec;297(3):E335-E338. doi: 10.1148/radiol.2020201955. Epub 2020 May 14. PMID: 32407256; PMCID: PMC7706099.
  3. Poyiadji et al. Acute Pulmonary Embolism and COVID-19. Journal of Radiology. 2020. 297:E335–E338.
  4. Fauvel C, Weizman O, Trimaille A, Mika D, Pommier T, Pace N, Douair A, Barbin E, Fraix A, Bouchot O, Benmansour O, Godeau G, Mecheri Y, Lebourdon R, Yvorel C, Massin M, Leblon T, Chabbi C, Cugney E, Benabou L, Aubry M, Chan C, Boufoula I, Barnaud C, Bothorel L, Duceau B, Sutter W, Waldmann V, Bonnet G, Cohen A, Pezel T; Critical Covid-19 France Investigators. Pulmonary embolism in COVID-19 patients: a French multicentre cohort study. Eur Heart J. 2020 Jul 1;41(32):3058-3068. doi: 10.1093/eurheartj/ehaa500. PMID: 32656565; PMCID: PMC7528952.
  5. Sakr, Y., Giovini, M., Leone, M. et al. Pulmonary embolism in patients with coronavirus disease-2019 (COVID-19) pneumonia: a narrative review. Ann. Intensive Care 10, 124 (2020). https://doi.org/10.1186/s13613-020-00741-0

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.