DAMPAK COVID19 PADA PENYAKIT ARTERI PERIFER

Saat ini terkonfirmasi bahwa kurang lebih ada 17 juta orang di dunia yang terkena virus corona (penyakit covid19). Di Indonesia, saat ini orang terinfeksi covid19 sebanyak 135.123 dengan total pasien meninggal 6021 (data tanggal 14 Agustus 2020). Penyakit Arteri Perifer merupakan semua penyakit yang terjadi pada pembuluh darah setelah keluar dsri jantung dan aorta iliaka. Jadi penyakit arteri perifer meliputi ke empat ekstremitas, arteri karotis, arteri renalis, arteri mesenterika dan semua percabangan setelah ke luar dari aortoiliaka. Penyakit arteri perifer(PAP) dapat mengenai arteri besar, sedang maupun kecil, antara lain tromboangitis obliterans, penyakit Buerger’s, fibromuskular displasia, oklusi arteri akut, penyakit Raynaud, arteritis Takayasu, frostbite dan lain lain.

Selama pandemi COVID19, di seluruh dunia diberlakukan aturan yang sangat ketat dalam tatalaksana intervensi untuk mengatasi PAP. Jumlah pasien yang ditatalaksana dengan tindakan intervensi jumlahnya sangat berkurang dan mereka merupakan pasien-pasien yang mempunyai tingkat keparahan yang tinggi. Di China bahkan terdapat 1 pasien yang meninggal saat dilakukan debridement dan belum sempat dilakukan tindakan intervensi.

Selain karena adanya kondisi yang ketat di rumah sakit, pasien juga menjadi lebih enggan untuk kontrol ke rumah sakit karena takut akan penularan COVID19. Pasien terkadang juga kurang paham dan mengabaikan gejala gejala awal dari PAP. Oleh sebab itu, banyak pasien yang diamputasi kakinya karena datang ke rumah sakit dengan kondisi kaki dengan gangren.

Kita sebagai tenaga medis mempunyai tantangan agar hal ini tidak terjadi. Penyuluhan melalui sosial media dan telemedicine dengan anamnesis yang lengkap dan menyeluruh dapat membantu kita dan mendiagnosa pasien pasien PAP dan menghindari amputasi kaki pasien pasien tersebut.

Referensi

  1.  https://covid19.go.id/
  2. Li et all. Impact of COVID-19 on Peripheral Arterial Disease Treatment. Ann Vasc Surg. 2020 Jun 2 doi: 10.1016/j.avsg.2020.05.045 
  3. Sena G dan Galleli G. An Increased Severity  of Peripheral Arterial Disease in the COVID-19 Era. 2020. Journal of Elsevier.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.