BERBAGAI TES UNTUK COVID19

COVID-19 merupakan pandemi yang berasal dari Wuhan, China yang dimulai pada tahun 2019. Di Indonesia didapatkan kasus pertama pada 3 Maret 2020 yang menimpa dua warga di daerah Depok. Saat ini, pandemi belum juga usai. Di Indonesia, saat ini pasien terkonfirmasi COVID-19 berjumlah 907929 orang dan yang meninggal sejumlah 25987 jiwa.

Saat ini kita sering mendengar berbagai tes untuk COVID-19. Ada rapid tes, swab antigen, dan tes pcr. Apakah sama?Kalau berbeda apa bedanya?Manakah yang digunakan untuk diagnosis COVID-19? Mari kita bahas bersama

RAPID TES SEROLOGI/ RAPID TES ANTIBODI

Pemeriksaan serologi berguna untuk melihat respon imun terhadap virus. Pemeriksaan ini paling murah diantara pemeriksaan yang lain. Namun, hasil rapid test antibodi reaktif (kualitatif) tidak dapat digunakan untuk penentuan terapi dan monitoring karena dapat bertahan berbulan-bulan

SWAB ANTIGEN (Ag-RDT)

Baru-baru ini sering kita mendengar mengenai swab antigen. Ag-RDT SARS-CoV-2 yang memenuhi persyaratan kinerja minimum sensitivitas ≥80% dan spesifisitas ≥97% dibandingkan asai referensi NAAT1 dapat digunakan untuk mendiagnosis infeksi SARS-CoV-2 di situasi-situasi di mana NAAT tidak tersedia atau waktu ketersediaan hasil tidak memberikan manfaat klinis. Untuk mengoptimalisasi kinerja, tes dengan Ag-RDT sebaiknya dilakukan oleh operator terlatih dengan sangat mematuhi instruksi pembuat alat tes dalam waktu 5-7 hari sejak munculnya gejala.

POLYMERASE CHAIN REACTION  (PCR)

Merupakan Gold Standard diagnosis COVID-19 sampai saat ini. Tes ini mendeteksi virus RNA pada sampel dengan metode real time Reverse Transcriptase PCR.. Monitoring viral load secara kuantitatif berkorelasi dengan progres penyakit. Akan tetapi, pemeriksaan ini paling mahal diantara ketiga pemeriksaan tersebut.

REFERENSI

  1. https://kawalcovid19.id/
  2. https://www.pdspatklin.or.id/assets/files/pdspatklin_2020_05_21_13_29_39.pdf
  3. https://www.who.int/docs/default-source/searo/indonesia/covid19/deteksi-antigen-dalam-diagnosis-infeksi-sars-cov-2-menggunakan-imunoasai-cepat.pdf?sfvrsn=222f2be3_2

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.