BENARKAH KOPI TIDAK BAIK UNTUK JANTUNG ANDA?

Kopi merupakan minuman yang tidak asing lagi bagi kita saat ini baik bagi pria maupun wanita. Kopi merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang sudah lama dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomis yang lumayan tinggi. Konsumsi kopi dunia mencapai 70% berasal dari spesies kopi arabika dan 26% berasal dari spesies kopi robusta. Kopi berasal dari Afrika, yaitu daerah pegunungan di Etopia. Namun, kopi sendiri baru dikenal oleh masyarakat dunia setelah tanaman tersebut dikembangkan di luar daerah asalnya, yaitu Yaman di bagian selatan Arab, melalui para saudagar Arab.

Kopi yang ada dibudidayakan di Indonesia secara umum ada dua jenis yaitu kopi arabika dan kopi robusta. Kopi arabika merupakan kopi yang memiliki citarasa lebih baik dari kopi robusta, karena kopi robusta rasanya lebih pahit, sedikit asam dan mengandung kafein lebih tinggi dari pada kopi arabika . Kopi Arabika mengandung kafein 0,4 – 2,4% dari total berat kering sedangkan kopi Robusta mengandung kafein 1 – 2% dan asam organik 10,4%. Kandungan standar kafein dalam secangkir kopi seduh yaitu 0,9 – 1,6% pada kopi Arabika, 1,4 – 2,9% pada kopi Robusta, dan 1,7% pada campuran kopi Arabi dan kopi Robusta dengan perbandingan 3 : 2 . Kafein yang terkandung di dalam biji kopi sangrai adalah sebesar 1% bk untuk kopi Arabika dan 2%  untuk kopi Robusta. Kandungan kafein biji mentah kopi arabika lebih rendah dibandingkan biji mentah kopi robusta, kandungan kafein kopi robusta sekitar 2,2% dan Arabika sekitar 1,2 %.

 

Mengapa dikatakan bahwa kopi tidak baik bagi pasien dengan penyakit jantung?

Hal ini disebabkan oleh adanya kafein di dalam kopi. Kafein di dalam kopi menginduksi pelepasan katekolamin. Hal ini berhubungan dengan kerja antagonis dari adenosine sehingga menurunkan konduksi nodus atrioventrikular, mengurangi kontraktilitas otot atrium, mengurangi aktivitas nodus sinoatrial, dan menyebabkan pelebaran arteri koroner. Oleh karena itu, pada pasien dengan penyakit jantung terutama denga penyakit aritmia sebaiknya tidak meminum kopi dengan kadar kafein yang tinggi.

 

LALU APAKAH MENGKONSUMSI KOPI MENAIKKAN RISIKO TERKENA PENYAKIT JANTUNG?

Dari hasil penelitian American Heart Association  bahwa tidak ada bukti bahwa mengkonsumsi kopi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Referensi

  1. Rahardjo, Pudji. 2012. Panduan Budidaya dan Pengolahan Kopi Arabika dan Robusta. Penebar Swadaya. Jakarta.
  2. Farida, E. R. R, dan A. C. Kumoro, “Penurunan Kadar Kafein Dan Asam Total Pada Biji Kopi Robusta Menggunakan Teknologi Ferementasi Anaerob Fakultatif Dengan Mikroba Nopkor MZ-15,” J. Teknol. Kim. DAN Ind., vol. 2, no. 2, hlm. 70–75, 2013.
  3. Arthur L et al. Coffee, Caffeine, and Risk of Hospitalization for Arrhythmias. The Permanente Journal; Summer 2011; Volume 15 No. 3; p: 19-25.
  4. http://www.onlinejacc.org/content/71/11_Supplement/A865
  5. https://www.youtube.com/watch?v=txxlNeSWYYk

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.