«

»

Nov 14

SINDROM BRUGADA

Definisi

Sindrom Brugada merupakan gangguan aritmia pada jantung yang diwariskan secara autosomal dominan yang ditandai dengan ST elevasi dnegan gelombang T negatif berturut-turut di sadapan precordial tanpa kelainan anatomi jantung.

Gejala

Sindrom brugada seringkali tidak menunjukkan gejala, akan tetapi ada gejala gejala tidak khas yang terdapat pada pasien-pasien yang mengalami sindrom ini:

  • Sesak napas
  • Detak jantung tidak beraturan (palpitasi)
  • Demam tinggi
  • Kejang
  • Pingsan

 

Faktor Risiko

  • Riwayat Penyakit Keluarga dengan SIndrom Brugada

Jika salah satu dari keluarga mempunyai sindrom brugada, makaakan meningkatkan risiko mempunyai penyakit ini.

  • Laki-laki

Pada Laki-laki dewasa lebih banyak dari wanita dewasa. Namun, pada anak-anak prevalensi nya antara laki-laki dan perempuan sama.

  • Demam

Meskipun demam tidak menyebabkan sindrom Brugada, demam dapat mengiritasi jantung dan menstimulasi pingsan atau serangan jantung mendadak yang dipicu oleh Brugada, terutama pada anak-anak.

  • Ras

Ras Asia lebih banyak mengalami sindrom brugada daripada ras lainnya.

Diagnosis

Sindrom Brugada dapat dilihat jika terjadi seperti kasus berikut ini:

  1. Terdapat elevasi segmen ST pada EKG pasien (tipe coved) di satu atau lebih sadapan redkordial kanan (V1 sampai V3), dengan ada atau tidaknya natrium channel blocker, selain itu terdapat ventikel fibrilasi, polimorfik ventricular takikardia, dengan riwayat keluarga mempunyai serangan jantung mendadak yang menyebabkan kematian <45 tahun.
  2. Terdapatnya elevasi segmen ST tipe 2 (tipe saddleback) di lebih dari 1 lead precordial kanan dengan konversi ke tipe 1 setelah adanya drug challenge dengan natrium channel blocker
  3. Terdapatnya elevasi segmen ST tipe 3 pada lebih dari 1 sadapan dan dengan konversi ke tipe 1 setelah drug challenge.

Pengobatan

Pengobatan sindrom brugada disesuaikan dengan kondisi anda, biasanya diberikan terapi berikut ini:

  1. Implantable cardioverter-defibrillator (ICD)
  2. Terapi farmakologi seperti antiaritmia seperti amiodarone dan beta blocker.

Komplikasi

Serangan Jantung Mendadak

Jika tidak segera diobati, tiba-tiba kehilangan fungsi jantung, pernapasan dan kesadaran, yang sering terjadi saat tidur, adalah fatal. Dengan perawatan medis yang cepat dan tepat, kelangsungan hidup masih memungkinkan.

 

Referensi

  1. Mizusawa Y, et al. Brugada Syndrome. Insight Into Brugada Syndrome, an Update. Circ Arrhythm Electrophysiol. 2012;5:606-616.
  2. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/brugada-syndrome/symptoms-causes/syc-20370489
  3. Wilde, et al. Proposed Diagnostic Criteria for the Brugada Syndrome. Circulation. 2002;106:2514-2519.
  4. Antzelevitch C, Fish JM. Therapy for the Brugada Syndrome. Handb Exp Pharmacol. 2006 ; (171): 305–330.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>